Tag Archive | pendidikan

Menemani Anak Menggosok Gigi

Gosok gigi ternyata sering dilakukan dengan cara yang salah oleh remaja, bahkan oleh orang yang sudah berumur. Hal ini terutamanya diakibatkan pada saat masih anak-anak mereka melakukan gosok gigi seperlunya saja. Orang tua ikut bertanggungjawab pada masalah ini.

Seperti kita ketahui bahwa gosok gigi pada anak-anak seringnya lebih ditekankan pada kuantitas mereka untuk melakukan kegiatan gosok gigi ini. Untuk kualitas berupa teknik gosok gigi yang baik kadang diabaikan oleh orang tua. Memang teknik menggosok gigi ini seharusnya diberitahukan sekedaranya dan selanjutnya tentu tidak bisa dilakukan pengawasan terus menerus. Jika teknik menggosok gigi yang salah terus berlanjut bisa jadi berakibat tujuan untuk membersihkan kotoran di gigi menjadi tidak tercapai.

Untuk menumbuhkan kebiasaan gosok gigi dan mengajarkan teknik gosok gigi yang baik dapat dilakukan dengan cara yang mudah. Orang tua dapat melakukannya dengan jalan pendampingan saat melakukan aktivitas gosok gigi ini. Setiap anak memiliki naluri untuk selalu meniru kebiasaan orang lain. Dengan demikian termasuk halnya dalam melakukan kegiatan gosok gigi ini mereka akan merekam kebiasaan dan cara yang dilakukan oleh orang tuanya tersebut.

Ibu mengajarkan gosok gigi yang baik.

Ibu mengajarkan gosok gigi yang baik.

Baca lebih lanjut

Saat Tepat Mengajarkan Gosok Gigi pada Anak

Gosok gigi adalah aktivitas yang perlu dilakukan pada setiap orang. Untuk itu kebiasaan gosok gigi hendaknya dilakukan sejak dini sehingga tumbuh menjadi suatu kebiasaan yang rutin dilaksanakan. Seperti halnya aktivitas mandi yang rutin dilakukan untuk menjaga kebersihan badan, maka gosok gigi juga rutin harus dilakukan.

Untuk mandi dilakukan sejak bayi terlahir sudah dibiasakan pada anak. Untuk gosok gigi tentu saja berbeda saat memulai melakukan kebiasaan ini. Tentu saja sewaktu bayi baru lahir, gigi belum muncul di bagian mulut bayi. Gigi bayi baru muncul setelah berumur beberapa bulan saat mereka tumbuh dalam masa pertumbuhan sebagai seorang balita atau bawah lima tahun. Sebenarnya pada saat itulah sudah dapat dimulai kebiasaan menggosok gigi.

Teknik menggosok gigi yang diperkenalkan pada balita ini tentunya berbeda dengan teknik gosok gigi orang dewasa. Demikian juga halnya dengan sikat gigi dan pasta gigi yang digunakan. Peralatan yang digunakan mestinya memang yang khusus diperuntukkan bagi kalangan balita. Peralatan dan produk perawatan khusus bayi dan anak-anak biasanya yang sudah teruji aman untuk mereka.

Sejak kecil sudah dibiasakan untuk menggosok gigi.

Sejak kecil sudah dibiasakan untuk menggosok gigi.

Baca lebih lanjut

Inkonsistensi Penyebutan Warna

Saat masih anak-anak, mesti pernah mengalami waktu untuk pengenalan dan belajar tentang warna. Di depan kita diberikan bentuk kotak atau lingkaran dari kertas dengan warna-warna tertentu untuk disebutkan dengan ucapan dari warna kertas tersebut. Cara lain adalah dengan menggunakan batang pensil warna untuk disebutkan jenis warna yang tertera.

Setelah dewasa maka mata kita secara otomatis akan dapat mengenali warna yang tampak oleh mata kita dan mestinya juga dapat menyebutkan jenis warna tersebut. Perkecualian tentu saja adalah bagi orang yang memiliki masalah buta warna sehingga tidak dapat mengenali jenis warna secara normal. Bagi saya orang kimia, sewaktu pendaftaran mahasiswa bahkan dipersyaratkan untuk tidak buta warna sehingga dapat melakukan riset eksperimen di laboratorium dengan benar. Demikian juga bagi orang untuk dapat mendapatkan surat ijin mengemudi, maka dipersyaratkan juga untuk bebas buta warna.

Kemampuan bebas buta warna adalah kemampuan mata untuk membedakan satu jenis warna dengan warna lainnya. Hal ini bukan berarti yang bersangkutan dapat menyebutkan warna yang terlihat dengan menyebutkan jenis warnanya.

Maksud tulisan ini sebenarnya tidak untuk membahas soal buta warna, melainkan karena saya tertarik menyuguhkan satu inkonsistensi terkait warna dan tulisan terkait yang mungkin dapat membingungkan.

Soal warna yang membingungkan ini terjadi pada pakaian pembalap F1 dari tim Redbull. Dari sponsor minuman ini, mestinya yang dominan adalah warna merah untuk tim ini. Tapi tim ini menggunakan warna hitam sebagai warna yang dominan, warna merah tetap untuk warna gambar bantengnya. Lagipula yang warna merah sudah dipakai oleh tim Ferrari. Baca lebih lanjut

Robot Pasien Praktek Gigi

Dahulu saat masih kuliah di FKG, praktek perawatan dan penanganan gigi, masih berlangsung secara konvensional. Hal ini tentu bukan menjadi masalah jika praktek berupa pencetakan atau pembuatan gigi palsu. Jika praktek yang terkait dengan penanganan pasien langsung, maka hal ini menjadi masalah. Awalnya memang hanya melihat saja, tetapi saat harus menangani pasien langsung maka timbul banyak kendala, karena masih ragu-ragu dan muncul rasa khawatir. Memang sih keterampilan dasar ini harus dikuasai benar-benar, baik kemampuan untuk diagnosis, tambal gigi, pembersihan plak (scaling), cabut dan beberapa keterampilan lainnya. Kemudian pada tahun terakhir untuk praktek langsung harus mencari sendiri pasien yang harus ditangani. Biasanya kenalan atau saudara mau diajak untuk dijadikan pasien.

Kendala mencari pasien ini juga banyak karena mereka juga kadang takut untuk dirawat oleh mahasiswa yang belum berhak berstatus sebagai dokter gigi. Padahal kalau dipikir, penanganan ini tentunya relatif akan baik karena mereka akan berhati-hati, apalagi dalam menjalankannya juga selalu ditunggui dosen sekaligus juga dokter gigi yang telah berpengalaman. Praktek seperti ini juga dilakukan penilaian, mestinya mahasiswa akan berhati-hati karena bisa jadi tidak lulus dalam penilaiannya.

Belum lama ini menemukan satu temuan robot dari Showa University – Jepang yang berfungsi sebagai pasien untuk keperluan penanganan gigi. Seperti dikutip dari website http://incredibleworld.net/2010/03/perfect-dental-patient-unveiled-at-showa-university-in-japan/ . Robot yang dapat berfunsi sebagai pasien sempurna ini dinamakan Hanako Showa dan akan digunakan untuk pelatihan perawatan gigi. Dengan temuan robot ini mungkin dapat membantu para calon dokter gigi untuk berlatih dengan lebih baik. Baca lebih lanjut