Tag Archive | kesehatan mulut

Kopi Tubruk Jauh Lebih Berkhasiat

Bagi yang sudah terbiasa minum kopi seperti saya maka akan terasa berbeda jika setiap harinya belum minum kopi. Kopi memang menjadi dilema karena ada kandungan kafein yang sebenarnya memiliki kerugian tetapi di sisi lain kadang juga bersifat menguntungkan karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antikosidan berupa senyawa polifenol ini akan sangat baik untuk mencegah radikal bebas yang merusak tubuh.

Saat ini di pasaran banyak dijual beraneka macam produk olahan kopi untuk minuman. Ada yang dijual sebagai kopi tubruk ataupun kopiĀ  instan. Kita dapat memilih jenis kopi yang sesuai dengan selera masing-masing.

Kalau pada asalnya biji kopi diolah untuk minuman adalah dengan jalan pengolahan biji kopi matang dengan jalan digoreng sampai gosong. Biji kopi ini selanjutnya ditumbuk dan digiling halus sehingga siap untuk diseduh dengan air panas. Proses seperti inilah yang kemudian menghasilkan jenis minuman kopi tubruk. Bahan serbuk kopi terdapat sebagai residu di dasar minuman. Terkadang ada juga bagian serbuk yang menempel di dinding cangkir dan akan terasa saat kita meminumnya. Kopi seperti inilah yang disebut sebagai kopi tubruk.

Secangkir kopi tubruk.

Secangkir kopi tubruk.

Baca lebih lanjut

Pasta Gigi Khusus Perokok

Salah satu jenis orang yang memiliki permasalahan khusus dalam hal kesehatan gigi dan mulut adalah seorang perokok. Kebiasaan merokok secara rutin tentu saja akan meninggalkan masalah di mulut yang bersangkutan. Dengan jalan menghisap asap rokok maka akan ada asap yang masuk dan memenuhi rongga mulut. Asap ini mengandung banyak komponen senyawa dan sebagian di antaranya dapat tertinggal di dalam mulut, bahkan dapat menempel di permukaan gigi. Jika bagian yang menempel ini berterusan maka dapat menjadi kerak yang keras. Hal ini dapat ditandai dengan perubahan warna gigi yang menjadi kecoklatan, serta bau mulut yang bersangkutan khas dengan aroma nikotin. Bagi seorang perokok kebiasaan ini sering juga disertai dengan kebiasaan minum teh atau kopi kental. Kebiasaan terakhir ini juga berakibat menambah efek pada warna gigi yang menjadi bertambah pudar.

Untuk merawat kebersihan dan kesehatan gigi, maka orang setiap harinya dianjurkan untuk melakukan aktivitas gosok gigi minimal dua hari sekali. Bagi seorang perokok, maka hal ini pun hendaknya dilakukan dengan lebih sering. Akan tetapi untuk menghilangkan efek rokok pada gigi akan menjadi masalah yang tidak mudah dipecahkan. Cara terbaik memang harus pergi ke dokter gigi untuk dilakukan proses scaling dan pemutihan warna gigi.

Sebagai alternatif untuk perawatan gigi sehari-hari maka para perokok dapat melakukannya dengan menggunakan pasta gigi khusus. Pasta gigi khusus perokok ini spesial diformulasikan untuk menghilangkan kerak tembakau, kopi atau teh secara efektif dan aman. Pasta gigi ini dapat digunakan secara rutin untuk menghasilkan gigi yang putih alami dan sehat. Para perokok dapat mencoba untuk memilih jenis produk ini untuk digunakan mereka dalam melakukan aktivitas gosok gigi sehari-hari.

Salah satu contoh produk pasta gigi untuk perokok.

Salah satu contoh produk pasta gigi untuk perokok.

Baca lebih lanjut

Pasta Gigi Rasa Herbal

Soal rasa pasta gigi ternyata menarik sekali untuk dikupas. Dengan adanya persaingan pasar yang besar maka produsen pasta gigi berlomba-lomba untuk membuat dan menciptakan produk yang inovatif sehingga akan dipilih oleh konsumen. Demikian juga saat ini kalau dilihat di pasaran, pasta gigi tersedia dalam berbagai macam rasa yang ditawarkan.

Salah satu yang sekarang muncul adalah pasta gigi rasa tertentu yang selalu dicirikan dengan warna hijau. Pasta gigi ini dikatakan sebagai pasta gigi rasa herbal. Rasa ini melengkapi rasa pasta gigi yang sudah umum berupa rasa mint. Kalau rasa mint ini diperoleh dengan penggunaan ekstrak daun mentol yang sebenarnya juga termasuk herbal juga.

Pasta gigi dengan rasa herbal ini banyak tersedia di pasaran dengan berbagai macam komposisi bahan herbal yang digunakan. Hampir semua pasta gigi herbal ini tetap mempertahankan rasa mint walaupun kemudian ditambah dengan bahan herbal lain. Bahan mint tetap dipertahankan untuk memberi rasa segar dan pedas karena mampu menutup rasa pahit yang mungkin muncul dari penambahan bahan herbal yang lain. Bahan herbal lainnya yang umum digunakan adalah ekstrak daun sirih, jeruk nipis, minyak nilam atau yang lainnya. Selain itu juga ditambahkan bahan lain yang digunakan untuk tujuan menjaga kesehatan berupa garam.

Macam-macam pasta gigi dengan rasa herbal.

Macam-macam pasta gigi dengan rasa herbal.

Baca lebih lanjut

Menemani Anak Menggosok Gigi

Gosok gigi ternyata sering dilakukan dengan cara yang salah oleh remaja, bahkan oleh orang yang sudah berumur. Hal ini terutamanya diakibatkan pada saat masih anak-anak mereka melakukan gosok gigi seperlunya saja. Orang tua ikut bertanggungjawab pada masalah ini.

Seperti kita ketahui bahwa gosok gigi pada anak-anak seringnya lebih ditekankan pada kuantitas mereka untuk melakukan kegiatan gosok gigi ini. Untuk kualitas berupa teknik gosok gigi yang baik kadang diabaikan oleh orang tua. Memang teknik menggosok gigi ini seharusnya diberitahukan sekedaranya dan selanjutnya tentu tidak bisa dilakukan pengawasan terus menerus. Jika teknik menggosok gigi yang salah terus berlanjut bisa jadi berakibat tujuan untuk membersihkan kotoran di gigi menjadi tidak tercapai.

Untuk menumbuhkan kebiasaan gosok gigi dan mengajarkan teknik gosok gigi yang baik dapat dilakukan dengan cara yang mudah. Orang tua dapat melakukannya dengan jalan pendampingan saat melakukan aktivitas gosok gigi ini. Setiap anak memiliki naluri untuk selalu meniru kebiasaan orang lain. Dengan demikian termasuk halnya dalam melakukan kegiatan gosok gigi ini mereka akan merekam kebiasaan dan cara yang dilakukan oleh orang tuanya tersebut.

Ibu mengajarkan gosok gigi yang baik.

Ibu mengajarkan gosok gigi yang baik.

Baca lebih lanjut

Saat Tepat Mengajarkan Gosok Gigi pada Anak

Gosok gigi adalah aktivitas yang perlu dilakukan pada setiap orang. Untuk itu kebiasaan gosok gigi hendaknya dilakukan sejak dini sehingga tumbuh menjadi suatu kebiasaan yang rutin dilaksanakan. Seperti halnya aktivitas mandi yang rutin dilakukan untuk menjaga kebersihan badan, maka gosok gigi juga rutin harus dilakukan.

Untuk mandi dilakukan sejak bayi terlahir sudah dibiasakan pada anak. Untuk gosok gigi tentu saja berbeda saat memulai melakukan kebiasaan ini. Tentu saja sewaktu bayi baru lahir, gigi belum muncul di bagian mulut bayi. Gigi bayi baru muncul setelah berumur beberapa bulan saat mereka tumbuh dalam masa pertumbuhan sebagai seorang balita atau bawah lima tahun. Sebenarnya pada saat itulah sudah dapat dimulai kebiasaan menggosok gigi.

Teknik menggosok gigi yang diperkenalkan pada balita ini tentunya berbeda dengan teknik gosok gigi orang dewasa. Demikian juga halnya dengan sikat gigi dan pasta gigi yang digunakan. Peralatan yang digunakan mestinya memang yang khusus diperuntukkan bagi kalangan balita. Peralatan dan produk perawatan khusus bayi dan anak-anak biasanya yang sudah teruji aman untuk mereka.

Sejak kecil sudah dibiasakan untuk menggosok gigi.

Sejak kecil sudah dibiasakan untuk menggosok gigi.

Baca lebih lanjut

Sikat Gigi pun Perlu Diganti

Menyambung beberapa tulisan terdahulu tentang sikat gigi, maka tulisan kali ini pun masih terkait dengan sikat gigi. Sikati gigi memang satu alat penting dalam proses aktivitas menjaga kesehatan gigi dan mulut untuk setiap orang.

Saya memulainya dengan mengibaratkan pada proses pertumbuhan bunga. Bunga pada tanaman hias selalu dinanti-nanti kehadirannya untuk dinikmati keindahannya. Bunga tumbuh mulai dari kuncup kemudian mekar berkembang dan layu. Setelah bunga layu tentunya bunga akan terbuang karena rontok atau dipangkas oleh pemiliknya. Demikian juga apabila kita mengibaratkan sikat gigi dengan bunga itu.

Sikat gigi dibeli oleh seseorang pada saat bulu-bulu sikat masih rapat dan rapi terpasang di bagian ujung sikat gigi. Setelah digunakan bulu-bulu sikat ini berfungsi menggosok bagian permukaan gigi untuk membersihkan kotoran dan plak yang tertinggal. Dengan demikian susunan bulu sikat semakin lama akan semakin berubah karena sering digunakan. Bisa terjadi bulu sikat ada yang lepas. Namun yang sering terjadi adalah bulu sikat bengkok dan tidak lurus lagi. Pada kondisi yang ini sering kita lihat bulu sikat gigi akan mekar seperti bunga yang mulai mekar. Semakin lama sikat gigi digunakan maka semakin banyak bulu sikat gigi yang mekar. Dengan demikian efektivitas sikat gigi untuk proses pembersihan pun sudah semakin berkurang. Kalau sudah seperti ini ibarat bunga yang sudah layu, mestinya sikat gigi juga harus dibuang.

Bulu sikat yang mengembang sudah tidak efektif lagi untuk digunakan.

Bulu sikat yang mengembang sudah tidak efektif lagi untuk digunakan.

Baca lebih lanjut

Manfaat Sikat Gigi Kondisi Kering

Bagi kebanyakan orang melakukan aktivitas gosok gigi harian dilakukan dengan menggunakan sikat gigi dan dibantu dengan pasta gigi dan air. Ternyata ada alternatif lain yang menurut ahli pergigian dari The University of Chicago, yang menyatakan gosok gigi tanpa air dan pasta gigi dapat lebih bermanfaat menjaga kesehatan gigi.

Menggosok gigi dengan sikat gigi tentu saja menggosokan bulu-bulu sikat ke atas permukaan gigi. Dalam keadaan ini dengan menambahkan air maka proses penggosokan menjadi lebih mudah karena adanya media cairan. Selain itu juga kita menggunakan pasta gigi yang berfungsi sebagai bahan pembersih. Dalam pasta gigi juga ada komponen surfaktan yang diharapkan mampu mengangkat kotoran di permukaan gigi secara kimiawi. Dengan demikian diharapkan dapat terjadi proses pembersihan gigi dari kotoran terutama sisa-sisa makanan yang melekat di gigi.

Jika kita menggosok gigi dalam keadaan kering tanpa berkumur dengan air dan tanpa menggunakan pasta gigi, maka pembersihan hanya mengandalkan proses penggosokan bulu-bulu sikat pada permukaan gigi saja. Dalam kasus ini tidak terjadi proses pembersihan secara kimiawi.

Pada proses gosok gigi kondisi kering ini, sewaktu awal menggosok gigi, kondisi mulut adalah dalam keadaan minim cairan. Di dalam mulut memang hanya terdapat cairan saliva atau lebih kita kenal dengan sebutan air ludah. Air ludah inilah yang membantu jalannya proses penggosokan dengan sikat gigi.

Gosok gigi tanpa odol.

Gosok gigi tanpa odol.

Baca lebih lanjut