Tag Archive | kedokteran gigi

Pasta Gigi Rasa Herbal

Soal rasa pasta gigi ternyata menarik sekali untuk dikupas. Dengan adanya persaingan pasar yang besar maka produsen pasta gigi berlomba-lomba untuk membuat dan menciptakan produk yang inovatif sehingga akan dipilih oleh konsumen. Demikian juga saat ini kalau dilihat di pasaran, pasta gigi tersedia dalam berbagai macam rasa yang ditawarkan.

Salah satu yang sekarang muncul adalah pasta gigi rasa tertentu yang selalu dicirikan dengan warna hijau. Pasta gigi ini dikatakan sebagai pasta gigi rasa herbal. Rasa ini melengkapi rasa pasta gigi yang sudah umum berupa rasa mint. Kalau rasa mint ini diperoleh dengan penggunaan ekstrak daun mentol yang sebenarnya juga termasuk herbal juga.

Pasta gigi dengan rasa herbal ini banyak tersedia di pasaran dengan berbagai macam komposisi bahan herbal yang digunakan. Hampir semua pasta gigi herbal ini tetap mempertahankan rasa mint walaupun kemudian ditambah dengan bahan herbal lain. Bahan mint tetap dipertahankan untuk memberi rasa segar dan pedas karena mampu menutup rasa pahit yang mungkin muncul dari penambahan bahan herbal yang lain. Bahan herbal lainnya yang umum digunakan adalah ekstrak daun sirih, jeruk nipis, minyak nilam atau yang lainnya. Selain itu juga ditambahkan bahan lain yang digunakan untuk tujuan menjaga kesehatan berupa garam.

Macam-macam pasta gigi dengan rasa herbal.

Macam-macam pasta gigi dengan rasa herbal.

Baca lebih lanjut

Air Garam untuk Mengatasi Radang Gusi

Gigi goyah atau tanggal pada orang dewasa sering terjadi karena kondisi gusi yang kurang baik atau terjadi peradangan. Jika terjadi peradangan gusi maka yang bersangkutan akan merasakan sakit yang sangat terasa. Pada kondisi ini sering terjadi pertumpukan bakteri di bagian gusi tersebut.

Pengobatan hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan obat antibiotik. Dengan mengkonsumsi obat ini maka aktivitas bakteri dapat dihambat dan pada akhirnya akan mengurangi rasa sakit di bagian gusi tersebut.

Gusi yang pernah mengalami peradangan biasanya akan sering berulang. Untuk itu yang bersangkutan seharusnya memeriksakan kondisinya ini ke dokter gigi untuk ditangani lebih lanjut. Obat antibiotik hanya bisa diberikan oleh dokter dengan menggunakan resep untuk ditebus di apotik. Obat antibiotik tidak boleh diberikan secara bebas tanpa mengetahui aturan batasan dosis yang diperuntukkan.

Apabila terjadi radang gusi sewaktu-waktu sementara pergi ke dokter gigi juga tidak memungkinkan maka pilihan penanganan darurat harus dilakukan. Sakit radang gusi ini membuat rasa cekat-cekot yang membuat senewen. Tindak darurat yang paling mungkin adalah mencegah aktivitas bakteri di sekitar gusi itu.

Dengan menggunakan bahan yang selalu dijumpai di rumah, maka penanganan radang gusi secara darurat pun dapat dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan garam dapur. Larutan garam dapur dibuat dengan konsentrasi secukupnya dapat mengurangi aktivitas bakteri yang berarti juga dapat meredam rasa sakit yang terjadi dari radang gusi ini.

Radang di mulut penyebab sakit gigi.

Radang di mulut penyebab sakit gigi.

Baca lebih lanjut

Ke Dokter Gigi, Siapa Takut

Saya mengutip berita yang memuat hasil survei  tentang ketakutan orang untuk berkunjung ke dokter gigi. Sebenarnya perasaan ini muncul di banyak orang karena berbagai alasan pribadi serta cerita yang mungkin kurang benar, sehingga memunculkan perasaan takut ini dan cenderung menghindari kecuali sudah sangat terpaksa.

Survei ini dilakukan di Inggris, Wales dan Irlandia Utara. Survey ini seperti dikutip dari BBCNews, Senin (13/12/2010), melibatkan lebih dari 11.300 orang yang diwawancara dan 6.469 orang dewasa yang diperiksa. Survei penelitian ini menemukan 19 persen perempuan mengalami kecemasan yang ekstrem saat berada di ruang tunggu dokter gigi, dibandingkan dengan laki-laki yang hanya 10 persen. Selain itu diketahui pula bahwa jumlah orang yang mengalami kerusakan gigi lebih besar dibandingkan dengan orang yang memiliki gigi normal.

Faktor penyebab kerusakan gigi ini adalah karena enggannya orang untuk berkunjung ke dokter gigi. Mereka baru merasa penting setelah kondisi gigi menyebabkan rasa sakit sehingga tidak ada alasan lain untuk menunda lagi pergi ke dokter gigi. Padahal mengabaikan pemeriksaan gigi secara rutin tidak boleh dianggap sepele. Mengabaikan kondisi gigi saat masih awal dapat mengarah pada masalah yang lebih besar, sehingga nantinya akan membuat perawatan mulut dan gigi menjadi lebih parah. Dari sisi biaya tentu saja proses perawatan gigi yang sudah terlanjur rusak akan semakin mahal, dan mungkin juga tidak dapat dikembalikan sebagaimana asalnya. Keengganan untuk pemeriksaan gigi inilah yang ternyata karena alasan takut pergi ke dokter gigi.

Periksa gigi biar mulut sehat.

Periksa gigi biar mulut sehat.

Baca lebih lanjut

Robot Pasien Praktek Gigi

Dahulu saat masih kuliah di FKG, praktek perawatan dan penanganan gigi, masih berlangsung secara konvensional. Hal ini tentu bukan menjadi masalah jika praktek berupa pencetakan atau pembuatan gigi palsu. Jika praktek yang terkait dengan penanganan pasien langsung, maka hal ini menjadi masalah. Awalnya memang hanya melihat saja, tetapi saat harus menangani pasien langsung maka timbul banyak kendala, karena masih ragu-ragu dan muncul rasa khawatir. Memang sih keterampilan dasar ini harus dikuasai benar-benar, baik kemampuan untuk diagnosis, tambal gigi, pembersihan plak (scaling), cabut dan beberapa keterampilan lainnya. Kemudian pada tahun terakhir untuk praktek langsung harus mencari sendiri pasien yang harus ditangani. Biasanya kenalan atau saudara mau diajak untuk dijadikan pasien.

Kendala mencari pasien ini juga banyak karena mereka juga kadang takut untuk dirawat oleh mahasiswa yang belum berhak berstatus sebagai dokter gigi. Padahal kalau dipikir, penanganan ini tentunya relatif akan baik karena mereka akan berhati-hati, apalagi dalam menjalankannya juga selalu ditunggui dosen sekaligus juga dokter gigi yang telah berpengalaman. Praktek seperti ini juga dilakukan penilaian, mestinya mahasiswa akan berhati-hati karena bisa jadi tidak lulus dalam penilaiannya.

Belum lama ini menemukan satu temuan robot dari Showa University – Jepang yang berfungsi sebagai pasien untuk keperluan penanganan gigi. Seperti dikutip dari website http://incredibleworld.net/2010/03/perfect-dental-patient-unveiled-at-showa-university-in-japan/ . Robot yang dapat berfunsi sebagai pasien sempurna ini dinamakan Hanako Showa dan akan digunakan untuk pelatihan perawatan gigi. Dengan temuan robot ini mungkin dapat membantu para calon dokter gigi untuk berlatih dengan lebih baik. Baca lebih lanjut