Singgah di Candi Lumbung Muntilan-1

Beberapa waktu lalu, saya dan suami menikmati hari minggu berdua ke Salatiga tanpa anak-anak. Perjalanan dilakukan dengan mengendarai sepeda motor berboncengan. Dari rumah masih cukup pagi menikmati jalanan luar kota dengan santai. Dari Yogya menuju ke Salatiga waktu itu melewati rute Muntilan-Ketep-Kopeng-Salatiga.

Tidak sampai satu jam, kami sudah sampai menelusuri jalanan meninggalkan Muntilan menuju arah Dukun. Jalanan beraspal namun di beberapa tempat berlubang akibat rusak oleh truk-truk bermuatan pasir. Setelah melewati pasar Dukun, kemudian kami harus menyeberangi jembatan kali Pabelan. Jembatan ini sebelumnya runtuh kena terjangan banjir lahar dingin setelah letusan gunung Merapi beberapa tahun lalu. Jembatan lama tadinya bisa dilewati kendaraan roda empat, namun sekarang hanya dibangun berupa jembatan gantung yang hanya untuk kendaraan roda dua saja.

Banjir lahar dingin memang cukup membahayakan. Selain menyapu beberapa kawasan yang terlewati aliran sungai, kadang meluap di sekeliling sungai tadi. Beberapa jembatan yang melalui sungai pun ikut terkena bahkan sampai runtuh. Banjir lahar dingin pun ikut mengancam kawasan hunian yang berdekatan dengan sungai. Termasuk dalam hal ini adalah bangunan candi kecil di desa Sengi.

Di atas jembatan baru sungai Pabelan.

Di atas jembatan baru sungai Pabelan.



Sungai Pabelan pasca banjir lahar dingin.

Sungai Pabelan pasca banjir lahar dingin.


Jembatan gantung sungai Pabelan yang baru

Jembatan gantung sungai Pabelan yang baru


Di desa Sengi terdapat tiga buah candi-candi kecil. Ada yang disebut candi Asu. Candi ini terletak di desa Sengi. Kami juga pernah sekeluarga berkunjung ke candi Asu Sengi ini. Tulisan soal ini ada di blog anak saya (baca di sini).

Candi yang lain adalah candi Lumbung. Bangunan candi Lumbung ini terletak persis di bibir sungai Pabelan. Tadinya candi ini sudah dibangun pemerintah dan dilindungi dari ancaman erosi sungai melalui pembuatan talud. Namun sejak letusan gunung Merapi tahun 2010, maka bangunan ini semakin terancam. Akhirnya bangunan ini direlokasi ke daerah lain yang lebih aman.

Foto candi Lumbung di posisi aslinya dekat sungai Pabelan sebelum direlokasi.

Foto candi Lumbung di posisi aslinya dekat sungai Pabelan sebelum direlokasi.


Bersambung ke bagian kedua.

One thought on “Singgah di Candi Lumbung Muntilan-1

  1. Ping-balik: Singgah di Candi Lumbung Muntilan-2 | Blog Ari Dharmayanti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s