Mi Ongklok Pemberi Kehangatan

Ada yang pernah dengan kuliner mi ongklok ? Mungkin tidak banyak orang yang pernah mendengar atau pernah mencicipi makanan mi ongklok ini. Makanan ini merupakan kuliner yang hanay dijumpai di daerah Wonosobo, Jawa Tengah. Nama yang diberikan ini memang menghasilkan bunyi yang di telinga cukup aneh bagi kebanyakan orang. Tapi memang bagi orang yang pernah mencicipinya sering dapat menjadi klangenan tersendiri.

Di Wonosobo dan di beberapa tempat di sekitarnya ada banyak warung yang menjual mi ongklok ini. Satu warung yang cukup populer adalah di sebelah selatan terminal bis lama kota Wonosobo, di ruas jalan ke arah Banjarnegara. Warung ini menjual mi ongklok setiap hari buka dari pagi sampai malam hari. Kami kalau dalam perjalanan lewat kota Wonosobo ini sering mampir juga di warung ini, hanya sekarang karena sering lewat jalan pintas jadi tidak lewat ke sana. Pernah juga kami mengikuti acara kantor yang dilaksanakan di hotel Kresna Wonosobo, salah satu jamuan makan malam yang disediakan adalah mi ongklok ini. Memang makanan ini bisa jadi ikon kuliner kota berhawa dingin ini.

Mi ongklok sebenarnya seperti mi kuah biasa, tetapi memang ada perbedaan yang membuat berbeda dari menu mi biasa. Mi yang digunakan adalah jenis mi gepeng kecil yang menyerupai untuk kwetiaw. Mi ini disajikan dalam mangkok bakso yang diramu berdasarkan persiapan, persis seperti menyiapkan mi ayam biasa. Jadi setelah dihidangkan ke pengunjung, mi ongklok dalam keadaan panas dan sangat cocok dimakan saat udara dingin atau malah sedang hujan.

Menu yang sudah terhidang ini harus segera dimakan karena dapat cepat dingin kembali. Hal ini karena mi ongklok menggunakan kuah yang cukup kental, tidak encer seperti mi ayam biasa. Kuah ini kental karena ditambahkan sedikit tepung kanji yang membuat mi ongklok terasa berbeda di lidah orang. Rasa bumbu kuah yang diberikan dari kuliner ini cukup enak dan gurih karena diramu secara khas.

Semangkuk mi ongklok yang sedap.

Semangkuk mi ongklok yang sedap.


Di dalam mangkok, selain mi juga dipenuhi dengan sayuran. Mangkok akan penuh dengan isi bahan yang diberikan, seperti irisan kol, daun bawang, kucai dan bawang goreng. Kadang terlihat mi yang ada tenggelam dan tertutup oleh jumlah irisan sayuran daun bawang dan kol. Jadi di sini sayuran ini tidak terlihat sebagai pelengkap namun malah sebagai salah satu bahan pengisi utama selain mi itu sendiri. Jangan dibayangkan yang namanya mi ongklok yang tidak ada irisan sayurannya ini. Saking banyaknya irisan sayuran ini, kalau di keluarga kami sampai muncul istilah mi yang banyak ‘sampah’-nya.

Makan mi ongklok kurang lengkap kalau tidak ditemani makanan pendampingnya. Jadi pengunjung harus melengkapi dengan makan sate sapi yang memang sudah disediakan dalam piring di tiap meja. Kalau saat ini sih sepertinya sate sapi ini tersedia berdasarkan pesanan pengunjung. Sate sapi ini dibakar matang dengan menggunakan bumbu sambal kacang. Bumbu kacang dan aroma sate sapi inilah ikut memberikan keunikan rasa mi ongklok yang sebenarnya.

Bagi yang suka pedas, tentu saja dapat menambahkan sendiri sambal yang tersedia. Memang bagi kebanyakan orang, makan mi kuah termasuk mi ongklok ini jauh lebih sedap dimakan dengan rasa pedas. Seperti saya yang tidak suka pedas, maka sambal cukuplah sedikit sambal sekedar ada terasa pedas saja.

Mi ongklok dan sate sapi sebagai menu pelengkap.

Mi ongklok dan sate sapi sebagai menu pelengkap.

Salah satu warung mi ongklok di Wonosobo.

Salah satu warung mi ongklok di Wonosobo.

Harga satu mangkok mi ongklok cukup murah, jadi pengunjung yang lapar dapat makan lebih dari satu mangkok. Hanya saja kalau mau tambah mending pesan dulu, mangkok tambahan diberikan nanti saat mangkok pertama sudah mau habis. Kalau langsung diberikan, kalau sudah dingin akan berkurang kenikmatan menikmati mi ongklok ini. Untuk sate sapi dapat dipesan satu piring untuk berdua atau lebih. Harga sate sapi inilah yang relatif lebih mahal daripada mi ongklok itu sendiri.

Mi ongklok memang cocok untuk dimakan di daerah Wonosobo yang berhawa dingin dan banyak hujan. Jadi saat merasakan dingin di sore hari, tidak ada salahnya memesan satu mangkok mi ongklok lengkap dengan sate sapinya. Dijamin terasa hangat kembali di tubuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s