Wisata Bencana Merapi

Rasa penasaran orang selalu menjadi suatu keinginan yang susah untuk ditahan. Demikian juga setelah terjadi letusan gunung Merapi yang sungguh dahsyat. Setelah letusan yang memakan korban jiwa cukup besar, demikian juga mengakibatkan kerugian material yang sungguh sangat besar, maka setelah berakhir akan menyisakan bekas yang susah untuk dibayangkan. Letusan gunung berapi, gempa vulkanik, luncuran awan panas, yang berulang-ulang selalu muncul. Setelah semua reda jika tiba musim hujan dan curah hujan tinggi terutama di lereng Merapi maka resiko tinggi terjadi banjir lahar dingin. Hal itu semua dapat dikatakan sebagai bencana. Namun setelah kondisi aman, maka akan ada rasa penasaran dari banyak orang untuk melihat bekas-bekas kejadian yang terjadi.

Kalau di lokasi tempat dimana kejadian itu berlangsung mungkin banyak penduduk setempat yang sudah berpindah dengan jalan mengungsi atau terpaksa pergi ke daerah lain. Mereka mungkin datang untuk mengambil sisa-sisa harta yang masih bisa diselamatkan atau melihat kemungkinan untuk berbenah kembali jika mungkin. Bagi orang lain mungkin akan mendatangi lokasi ini untuk melihat sejauh mana bencana itu telah berlangsung dan menyaksikan bagaimana dampak yang telah terjadi. Mereka ingin menyalurkan rasa penasaran mereka untuk melihat sisa-sisa bencana beberapa waktu yang lalu.

Ternyata rasa penasaran itu juga ada pada saya. Dari koran diberitahukan bahwa status gunung Merapi sudah menurun, demikian juga lokasi Kinahrejo yang tadinya daerah tertutup sudah boleh dikunjungi umum. Beberapa teman sebelumnya juga sudah berkunjung ke sana. Akhirnya kemarin saya pun pergi ke sana juga.

Di samping dam sungai Gendol yang penuh tertutup lahar dingin.

Sisa-sisa pohon yang kering terbakar wedus gembel.

Dengan naik motor bersama Ian dan teman sekantor, kami pun berangkat ke atas. Lokasi yang dikunjungi adalah dusun Bronggang yang terletak di tepi sungai Gendhol. Dusun ini termasuk lokasi yang parah karena tersapu awan panas dan banyak menimbulkan korban jiwa.

Di sana memang menyisakan musibah yang sangat berat bagi penduduk dusun itu. Rumah yang hancur, tanaman yang mati meranggas, dan lahan yang tertutup material letusan gunung. Untuk melihat itu mungkin gambar-gambar berikut dapat bercerita lebih banyak.

Lokasi perumahan di dusun ini yang rusak parah.

Itu lho gunung merapi di belakang sana...

Semoga musibah seperti ini dapat selalu mengingatkan kita untuk selalu mengingat dan berserah pada-Nya. Bencana seperti ini mudah-mudahan tidak berulang dengan mengakibatkan banyak korban lagi. Cukup sudah kejadian tahun ini untuk menjadi pelajaran guna mengantisipasi kejadian serupa di masa datang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s