Jumlah Optimal Kebiasaan Sikat Gigi Setiap Hari

Kalau ada pertanyaan tentang berapa kali yang dianjurkan agar orang menyikat gigi setiap harinya, selalu yang teringat akan humor dari Warkop DKI jaman dulu. Humor ini terkait dengan berapa kali berganti celana dalam. Orang pertama menjawab mengganti satu kali sehari. Orang kedua menjawab dua kali menyesuaikan dengan kegiatan mandi hariannya. Orang ketiga mungkin karena peduli akan kebersihan mengganti celana dalamnya sampai empat kali. Hal yang mengejutkan adalah orang ke empat yang menjawab bahwa dia berganti celana dalam sebanyak dua belas kali. Tentu saja orang yang mendengar akan bingung dan kagum akan kebersihan yang berlebihan dari orang itu. Padahal setelah ditanya lebih lanjut, ternyata orang itu mengganti celana dalamnya setiap pergantian bulan, jadi dua belas kali per tahun. Ini sih bukan bersih lagi tapi jorok setengah mati.

Kembali soal jumlah menyikat gigi yang dianjurkan orang setiap harinya, maka hal ini juga akan memperoleh beragam jawaban. Ada yang menjawab satu kali, dua kali atau lebih, tergantung dari kebiasaan masing-masing orang. Asal terus jangan dijawab dua belas kali per tahun alias menyikat gigi hanya sebulan sekali. Wah bisa gak ketulungan bau mulutnya seperti apa itu.

Orang menyikat gigi itu termasuk bagian perawatan gigi dan mulut yang harus dilakukan secara personal. Menyikat gigi adalah persoalan yang relatif mudah dilakukan sehingga hal ini perlu ditumbuhkan menjadi suatu kebiasaan harian. Hal ini tentunya perlu dilakukan sebagai tindakan preventif sebelum terjadi rasa sakit pada gigi yang kemudian berakibat dengan penambalan atau bahkan pencabutan gigi. Sebagai suatu kebiasaan yang perlu diwajibkan sekarang kegiatan menyikat gigi seharusnya dilakukan minimal dua kali sehari.

Menggosok gigi perlu dibiasakan minimal dua kali sehari.

Diketahui ternyata ada beberapa orang ternyata diketahui banyak juga yang melakukan kegiatan sikat gigi hanya sehari. Kalau hanya sekali hal ini belumlah cukup. Mungkin orang ini melakukannya pada pagi hari setelah bangun tidur dengan tujuan saat beraktivitas dia akan merasa segar di mulut. Tetapi bisa jadi orang ini melakukannya saat akan pergi tidur dengan alasan kesehatan bahwa bagian mulutnya telah bersih saat akan beristirahat malam. Dari dua alasan yang berlawanan ini sebenarnya dapat menegaskan bahwa setiap harinya diperlukan dua kali kegiatan sikat gigi yakni di pagi hari dan di malam hari.

Kebiasaan sikat gigi sebanyak dua kali sehari seperti yang dianjurkan banyak dokter gigi ini kemudian diterjemahkan oleh banyak orang dengan variasi tertentu. Ada orang yang melakukannya saat terbangun di pagi hari dan kemudian saat akan menjelang tidur malam. Kebanyakan orang melakukannya adalah saat melaksanakan mandi. Bagi kebanyakan orang Indonesia dimana punya kebiasaan mandi sehari dua kali, maka saat acara mandi itu juga melakukan kegiatan sikat gigi.

Jika ditinjau dari tujuan menjaga kebersihan gigi dan mulut maka yang paling baik adalah selalu menyikat gigi setiap kali setelah makan. Dengan melakukan kegiatan sikat gigi setelah makan maka dapat dimastikan bahwa setiap partikel makanan tidak tersisa dalam celah gigi untuk jangka waktu yang lama. Sisa makanan yang tertinggal dapat menjadikan bakteri atau mikroorganisma tumbuh dan berkembang biak dalam tubuh. Selain itu sisa makanan yang menempel di lapisan gigi dapat menyebabkan proses pengeroposan gigi yang pada akibatnya akan berakibat gigi berlubang. Kalau kebiasaan makan kita sehari tiga kali, mungkin yang baik adalah untuk yang pagi dan malam hari saja. Untuk yang siang dapat dilakukan kegiatan berkumur saja untuk membersihkan sisa makanan yang tertinggal.

Kalau sedang menjalankan ibadah puasa maka kebiasaan ini perlu diubah. Dari sisi jumlah kegiatan bisa saja tetap dua kali. Waktu yang diarahkan adalah setelah kegiatan makan berbuka dan kemudian setelah makan sahur menjelang waktu imsak. Banyak orang yang melakukan hal seperti itu karena berpegang ajaran bahwa berkumur pada waktu melaksanakan puasa itu cenderung makruh. Dengan demikian melakukan kegiatan sikat gigi saat masuk waktu puasa juga akan bersifat makruh.

Minimal dua kali gosok gigi per harinya, okehhhh !!!

Pada akhirnya kebiasaan sikat gigi untuk membersihkan gigi dan mulut memang harus selalu dilakukan secara rutin. Jika anda merasa risih kalau sehari belum mandi dua kali, mestinya juga merasakan hal yang sama kalau sehari juga belum melakukan sikat gigi minimal dua kali.

OK jadi sudahkah anda melakukan sikat gigi saat membaca blog ini ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s