Bonus Mainan untuk Pasien Cilik

Menyambung artikel tentang upaya pendekatan terhadap pasien cilik di tulisan sebelumnya (Baca di sini). Pada tulisan ini saya mencoba menuliskan hal yang serupa, dengan tujuan menghilangkan rasa takut pasien cilik saat berkunjung ke dokter gigi untuk perawatan atau penanganan gigi.

Tulisan ini muncul karena teringat pengalaman beberapa waktu tahun yang lalu. Saat anak saya yang terkecil terkena demam di tubuhnya. Anak saya kemudian dibawa dan diperiksakan ke dokter umum di daerah jalan Godean. Dokter ini ternyata banyak memiliki pasien anak kecil sehingga jika harus berkunjung untuk pemeriksaan harus mendaftarkan terlebih dahulu sehingga tahu kira-kira jam berapa dapat diperiksa. Kalau tidak, bakalan menunggu jadwal pemeriksaan yang relatif lama. Pengalaman yang ingin saya ceritakan adalah upaya pendekatan dari sang dokter pada anak saya.

Sewaktu pertama kali diperiksa oleh dokter itu, anak saya tentu saja merasa takut dan segan untuk diperiksa. Setelah diperiksa temperatur tubuh, bagian mata dan tenggorokan serta perut, maka dokter bertanya-tanya pada saya soal kapan mulai sakit dan sudah diberi obat pereda panas apa saja. Kemudian dokter beralih pada anak saya sambil tangannya membuka laci meja. Kemudian pak dokter itu menjulurkan tangannya pada anak saya untuk memberikan sebuah mainan kecil. Anak saya walaupun masih enggan mungkin masih karena kondisi sakit tetapi antusias untuk menerima mainan tersebut. Akhirnya selama menunggu obat dan dalam perjalanan pulang, anakku memiliki aktivitas sendiri dengan mainan tersebut.

Gantungan kunci mainan

Beberapa kali saya memeriksakan anak saya ke dokter itu setelah pengalaman pertama itu. Anak saya merasa tidak takut lagi dan mungkin berharap dapat mainan baru sih. Padahal jenis mainan yang diberikan hanya mainan kecil dan relatif banyak tersedia di toko-toko mainan. Mainan ini juga bukan mainan yang berharga mahal. Yang paling sering adalah berbentuk gantungan kunci dengan aneka bentuk binatang atau tokoh cerita tertentu. Mainan ini terbuat dari kayu atau plastik yang dicat warna-warni. Tentu saja bagi pasien anak-anak yang sedang sakit dan menderita, mendapat hiburan kecil seperti itu mungkin menjadi obat tersendiri dalam penghilang masalah sakit di tubuhnya.

Belajar dari pengalaman itu, bisa jadi hal seperti ini ditiru oleh para dokter atau dokter gigi yang lain, termasuk saya sendiri. Memang membuat suasana nyaman dan rileks bagi pasien sakit gigi adalah yang utama. Kalau pasien sudah merasa nyaman maka penanganan dan perawatan gigi menjadi lebih mudah. Bentuk pemberian mainan kecil bagi pasien anak-anak mungkin perlu dicoba sebagai alternatif. Tentu saja mainan ini yang baik dan jika mungkin berbentuk sarana yang edukatif. Dengan langkah seperti ini bisa jadi memberikan pengalaman pasien yang menarik dan tidak memberikan hal yang traumatik. Jika sudah ada pengalaman yang baik maka kunjungan ke dokter gigi bukan menjadi sesuatu keterpaksaan yang harus dihindari.

Untuk pasien remaja, bentuk mainan seperti gantungan kunci mungkin sudah tidak menarik. Bisa jadi yang menarik adalah dalam bentuk patung karakter jepang. Tetapi harganya kan mahal… yang jelas kalau saya menyediakan patung karakter seperti ini, bisa jadi belum diberikan ke pasien, malah sudah habis diambili oleh anak saya yang memang suka mengumpulkannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s